Pages

diabetes mellitus dan makanan untuk penyakit diabetes

Selasa, 03 Agustus 2010


Diabetes Mellitus-Penyakit diabetes melitus (DM) atau penyakit kencing manis merupakan penyakit yang sudah tidak asing ditelinga kita. Penyakit ini banyak diderita tua dan muda yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah yang disebut sebagai hiperglikemia. Kekurangan insulin dalam tubuh mengakibatkan manusia mengidap penyakit ini.


Menurut ahli ada tiga jenis penyakit kencing manis yang dikelompokkan berdasarkan sifatnya;

1.   DM yang bergantung kepada insulin (tipe 1)
2.   DM yang tidak bergantung kepada insulin (tipe 2)

3.   Penderita DM yang berhubungan dengan kekurangan nutrisi.


Pada umumnya penyakit diabetes melitus ini terjadi karena tidak berfungsinya sebagian atau keseluruhan organ pankreas yang seharusnya menghasilkan zat insulin, sehingga terjadilah kekurangan insulin. Selain itu dapat pula terjadi dikarenakan adanya gangguan fungsi pada saat masuknya glukosa ke dalam sel manusia yang disebabkan oleh obesitas atau kegemukan. Insulin memiliki fungsi untuk mengatur glukosa pada tubuh untuk berubah menjadi energi dan menyimpan sisanya di hati serta otot.


Gejala dari DM adalah 3-poli ditambah gejala lain:

ü  Banyak kencing (poliuria).

ü  Haus dan banyak minum (polidipsia),

ü  Lapar (polifagia).

ü  Letih, lesu.

ü  Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan sebabnya


Komplikasi dari DM sangatlah beragam tergantung organ mana yang terkena. Secara garis besar dapat digolongkan menjadi komplikasi pada pemuluh darah besar, pembuluh darah kecil dan komplikasi pada saraf. Contoh komplikasi pada pembuluh darah besar adalah penyakit jantung, gangguan pembuluh darah, dan stroke. Sedangkan komplikasi pembuluh darah kecil misalnya gangguan pada ginjal sampai gagal ginjal ( nefropathy), gangguan pada mata sampai kebutaan (retinopathy), dan komplikasi pada saraf misal rasa kesemutan sampai lumpuh total.


Penatalaksanaan DM terutama tipe 2, tidak hanya dengan obat-obatan tetapi yang terpenting adalah perubahan pola hidup penderita DM yang meliputi pola makan dan olahraga.


POLA MAKAN

Pola makan yang tepat adalah 3-J (Jumlah, Jenis, Jadwal) dengan kalori terkontrol, jenis beragam tidak monoton dan jadwal makan 6kali sehari untuk mencegah terjadinya penurunan atau kenaikan gula darah yang tiba-tiba. Jadwal dan jumlah kalori tersebut adalah sebagai berikut:

Makan Pagi (Pukul 06.00-06.30 WIB)

Snack/makanan selingan pagi (pukul 09.00-09.30)

Makan Siang (Pukul 12.00-13.00 WIB)

Snack/makanan selingan sore (pukul 16.00-16.30)

Makan Malam (Pukul 18.30-19.00 WIB)

Snack/makanan selingan malam (pukul 21.00-21.30)


Jenis makanan dapat beragam, akan tetapi ada beberapa makanan yang disarankan oleh Asosiasi Diabetes Amerika (American Diabetes Association/ADA). Penderita DM dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dari whole grain, buah-buahan, sayuran, serta susu rendah lemak. Selain itu, dianjurkan kalau 60-70% dari asupan kalori sebaiknya berasal dari karbohidrat dan lemak tunggal tidak jenuh (canola oil, minyak zaitun, minyak kacang, alpukat dan kacang-kacangan), dan 15-20% asupan kalori dari protein. Asupan kolesterol juga harus dibatasi, yaitu kurang dari 300 miligram dan meminimalkan asupan lemak trans.


Berikut beberapa makanan lain yang dianjurkan:

Ø  Oat dan kedelai. Oat mengandung serat larut dalam air yang berfungsi memperlambat penyerapan gula ke dalam darah serta mengurangi kolesterol darah.

Ø  Kacang polong, buncis dan kacang panjang. Makanan ini kaya serat larut dan meningkatkan kadar gula darah secara perlahan. Selain itu, jenis kacang-kacangan ini bisa menjadi sumber karbohidrat, protein dan serat yang baik.

Ø  Apel, pir, aprikot, cherries, jeruk, buah persik dan plum. Jenis buah-buahan ini menyediakan serat larut dan melepaskan gula ke aliran darah secara perlahan. Buah ini bisa menjadi pilihan kudapan yang baik bagi pengidap diabetes.

Ø  Pasta, ubi jalar, dan roti gandum. Jenis makanan ini melepaskan energi secara perlahan serta bisa menjadi sumber karbohidrat yang baik bagi pengidap diabetes.

Ø  Roti whole grain, beras merah, pasta whole meal dan sarapan whole grain. Semua makanan ini kaya serat tidak larut. Selain itu, makanan ini juga mengandung seng dan chromium yang berfungsi menguatkan kerja insulin.

Ø  Yogurt rendah lemak dan susu skim. Kedua produk ini mengandung kadar lemak jenuh dan kadar lemak total yang sangat rendah. Produk ni juga menyediakan karbohidrat, protein dan kalsium.

Ø  Daging merah rendah lemak, unggas tanpa kulit, ikan dan tahu. Makanan ini bisa menjadi pilihan sumber protein yang rendah lemak. Membatasi asupan lemak bisa mencegah penambahan berat badan dan mengurangi risiko peningkatan kolesterol dalam darah.

Ø  Makarel, salmon dan sarden. Jenis ikan ini kaya asam lemak omega-3 yang diyakini bisa mengurangi risiko penyakit jantung.

Ø  Biji rami dan labu. Biji-bijian ini juga mengandung asam lemak omega-3.

Ø  Buah dan sayuran. Buah dan sayur merupakan makanan yang kaya kalium. Kekurangan kalium bisa menyebabkan intoleransi glukosa. Selain itu, sayur dan buah juga rendah kalori dan menyediakan berbagai antioksidan, vitamin, mineral, dan fitonutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh


OLAHRAGA

Olahraga yang disarankan adalah olahraga yang tidak terlalu berat dengan tetap memperhatikan kemampuan penderita. Yang harus diperhatikan adalah


A. Jenis Latihan

Disarankan melakukan aerobik 30 menit sampai 60 menit, temasuk fase pemanasan dan pendinginan, dilakukan 2-3 kali perminggu. Latihan aerobic harus dihentikan bila frekuensi jantung meningkat sampai 60-70% dari sebelum olahraga. Latihan harus melibatkan otot utama tubuh. Selama berolahraga harus diperhatikan jangan sampai mengalami dehidrasi. Bila gula darah < 100 mg/dl atau berada > 250 mg/dl sebaiknya jangan berolahraga dulu sampai gula darah terkontrol berada antara 100-250 mg/dl.


B. Intensitas latihan

Intensitas latihan yang dilakukan adalah latihan sedang seperti jalan santai, renang, aerobic ringan, sepeda santai dan lain-lain. Latihan ini bertujuan membakar kalori minimal 1000 kkal/minggu.


Saran untuk membantu penyembuhan penderita DM dengan produk XAMthoneplus
1.   Mulberry tea Brian (A2), membantu membuang racun dan zat yang tidak diperlukan dalam tubuh (detoxifikasi)-3x sehari, 1 sachet.
2. MGL Capsule (B6), membantu memelihara kesehatan ginjal dan mengembalikan fungsi pankreas untuk menghasilkan insulin secara alami.-3x sehari 3 kapsul.
3.    XAMthoneplus  (B15), menjaga ke 5 organ vital (paru-paru, hati, ginjal, limpa dan jantung) supaya memiliki kerja optimalnya. Sinergi ke 5 organ membuat tubuh terhindari dari penyakit.-2xsehari 30mL (setelah makan pagi dan malam menjelang tidur).

Kombinasi produk disesuaikan dengan bagan polaritas 5 unsur alam.

Catatan:

  1. Pasien yang sudah menggunakan obat yang diberikan dokter tetap dikonsumsi sambil secara intensif checkup kadar gula darah. Secara perlahan mengurangi konsumsi obat dari dokter untuk menghindari komplikasi karena pemakaian obat sintesis dalam waktu yang relatif lama dapat merusak ginjal.
  2. Selama dalam perawatan rutin minum air (tidak perlu banyak), misal setiap 10 menit minum 3-5 teguk untuk menghindari dehidrasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

PESAN DISINI

Hubungi: GUS EKA
telp: 082 339 449 256
sms: 085 738 133 505

Blogroll

<Nama Anda disini><daerah jangkauan anda>
<No Telp/HP yang bisa dihubungi><website (jika ada)>

Most Reading